Kitab Nefi Yang Pertama
Click Here to see this text in English.
(Terima kasih kepada Michel Elisa Lee)
Pemerintahan Serta Pelayanannya
Sebuah laporan tentang Lehi dan istrinya Saria, serta keempat putranya, yang disebut (mulai dari yang tertua) Laman, Lemuel, Sam dan Nefi. Tuhan memperingatkan Lehi supaya meninggalkan negeri Yerusalem, karena ia menubuatkan kepada bangsa itu tentang kedurhakaan mereka, dan mereka berusaha membinasakannya. Ia bersama keluarganya melakukan perjalanan tiga hari ke padang belantara. Nefi bersama saudara-saudaranya kembali ke negeri Yerusalem untuk mengambil catatan mengenai bangsa Yahudi. Kisah mengenai penderitaan mereka. Mereka memperistri putri Ismael. Mereka membawa keluarga mereka dan berangkat ke padang belantara. Penderitaan serta kesengsaraan mereka di padang belantara. Arah perjalanan mereka. Mereka tiba pada perairan yang luas. Saudara-saudara Nefi memberontak terhadapnya. Ia mempermalukan mereka dan membangun sebuah kapal. Mereka menyebut tempat itu “Kelimpahan”. Mereka menyeberangi perairan luas menuju negeri yang dijanjikan, dan sebagainya. Ini berdasarkan laporan Nefi atau dengan perkataan lain: Aku, Nefi, menulis catatan ini.
PASAL 1
Penglihatan Lehi tentang tiang api dan kitab nubuat – Ia meramalkan nasib yang mengancam Yerusalem dan meramalkan kedatangan Mesias – Orang-orang Yahudi berusaha merenggut nyawanya.
1. Aku, Nefi, yang dilahirkan dari orang tua yang baik-baik, karena itu aku sedikit banyak telah diajarkan tentang segala pengetahuan ayahku, dan aku telah melihat banyak kesengsaraan dalam perjalanan hidupku, meskipun demikian, selama seluruh hidupku aku telah sangat diberkati oleh Tuhan. Ya, aku telah memperoleh pengetahuan besar tentang kebaikan dan rahasia-rahasia Allah. Karena itu, aku membuat sebuah catatan mengenai pengalamanku pada jamanku sendiri.
2. Ya, aku membuat sebuah catatan dalam bahasa ayahku, yang terdiri daripada pengetahuan bangsa Yahudi dan bahasa bangsa Mesir.
3. Dan aku tahu bahwa catatan yang aku buat itu adalah benar dan aku membuatnya dengan tanganku sendiri dan aku membuatnya sesuai dengan pengetahuanku.
4. Karena terjadilah pada permulaan tahun pertama pemerintahan Zedekia, raja Yehuda, (ayahku Lehi, telah tinggal di Yerusalem sepanjang masa hidupnya) dan pada tahun yang sama itu datanglah banyak nabi yang bernubuat kepada bangsa itu, bahwa mereka harus bertobat, atau kota Yerusalem yang besar itu akan dihancurkan.
5. Oleh karena itu, terjadilah bahwa sewaktu ayahku, Lehi, pergi berdoa kepada Tuhan, ya, bahkan dengan segenap hatinya untuk kepentingan bangsanya.
6. Dan terjadilah ketika ia berdoa kepada Tuhan, muncullah sebuah tiang api yang berhenti di atas sebuah batu karang di hadapannya, dan ia melihat dan mendengar banyak, dan karena hal yang dilihat dan didengarnya itu ia menggigil dan gemetar dengan sangat.
7. Dan terjadilah bahwa ia kembali ke rumahnya sendiri di Yerusalem dan menjatuhkan dirinya ke atas tempat tidurnya, karena dikuasai oleh Roh dan hal yang telah dilihatnya.
8. Dan pada waktu ia dikuasai oleh Roh itu, ia dibawa dalam sebuah penglihatan, bahkan ia melihat langit terbuka dan mengira bahwa ia melihat Allah sedang duduk di atas takhtaNya, dikelilingi oleh sejumlah malaikat yang tak terhitung banyaknya dalam sikap menyanyi dan memuji Allah mereka.
9. Dan terjadilah bahwa ia melihat sesorang turun dari tengah-tengah surga dan dilihatnya bahwa kilaunya melebihi kilauan matahari pada siang hari.
10. Dan ia juga melihat duabelas orang yang lain mengikutinya dan terangnya melebihi terangnya bintang-bintang di cakrawala.
11. Dan mereka turun dan pergi ke atas permukaan bumi dan yang pertama sampai dan berdiri di hadapan ayahku dan memberi kepadanya sejilid kitab dan meminta kepadanya supaya ia membaca.
12. Dan terjadilah bahwa ketika ia membaca, ia dipenuhi dengan Roh Tuhan.
13. Dan ia membaca demikian : Celakalah, celakalah Yerusalem, karena aku telah melihat kekejianmu ! Ya, dan banyak hal yang dibaca ayahku mengenai Yerusalem – bahwa kota itu akan dihancurkan serta penduduknya banyak yang akan binasa oleh pedang dan banyak yang akan dibawa tertawan ke Babel.
14. Dan terjadilah bahwa setelah ayahku membaca dan melihat banyak hal yang besar dan menakjubkan itu, ia menyerukan banyak hal kepada Tuhan seperti : Betapa besar dan menakjubkan pekerjaanMu, ya, Tuhan, Allah Yang Mahakuasa! TakhtaMu berada tinggi di surga dan kuasaMu, kebaikanMu dan belas kasihanMu ada di atas segenap penduduk bumi, dan karena Engkau penuh belas kasihan, Engkau tidak akan membiarkan mereka yang datang kepadaMu sehingga mereka akan binasa!
15. Dan dengan cara berbicara demikianlah ayahku memuji Allahnya, karena jiwanya bersukacita dalam segenap hatinya penuh oleh hal-hal yang telah dilihatnya, ya, yang telah Tuhan perlihatkan kepadanya.
16. Maka aku, Nefi, tidak membuat laporan yang lengkap mengenai semua hal yang telah ditulis ayahku, karena ia telah menulis banyak hal yang dilihatnya dalam penglihatan-penglihatan dan mimpi-mimpi, dan ia juga telah menulis banyak hal yang dinubuatkan dan dikatakannya kepada anak-anaknya, yang tidak akan aku laporkan secara lengkap.
17. Tetapi aku akan membuat sebuah laporan mengenai berbagai pengalamanku pada jamanku. Lihatlah, aku membuat sebuah ringkasan dari catatan ayahku, di atas lemping-lemping yang telah aku buat dengan tanganku sendiri, oleh karena itu, sesudah aku meringkaskan catatan ayahku, maka aku akan membuat sebuah catatan tentang hidupku sendiri.
18. Karena itu, aku ingin supaya kamu mengetahui, bahwa sesudah Tuhan memperlihatkan begitu banyak hal yang menakjubkan kepada ayahku, Lehi, ya, mengenai penghancuran Yerusalem, lihatlah, ia pergi ke antara bangsa itu dan mulai menubuatkan dan memaklumkan kepada mereka tentang hal-hal yang telah dilihat dan didengarnya.
19. Dan terjadilah bahwa bangsa Yahudi mencemoohkannya disebabkan hal-hal yang telah dipersaksikannya mengenai mereka, karena ia benar-benar bersaksi tentang jabatan dan kekejian mereka dan ia bersaksi bahwa hal-hal yang telah dilihat serta didengarnya, juga hal-hal yang telah dibacanya di dalam kitab itu, menyatakan dengan jelas tentang kedatangan seorang Mesias dan juga tentang penebusan dunia.
20. Dan ketika bangsa Yahudi mendengar hal-hal ini mereka marah kepadanya; ya, bahkan seperti kepada para nabi jaman dahulu, yang telah mereka singkirkan dan rejam dan bunuh; dan mereka juga berusaha merenggut nyawanya. Tetapi lihatlah, aku, Nefi, akan memperlihatkan kepadamu bahwa belas kasihan Tuhan yang lembut berada di atas semua orang yang telah dipilihNya, karena iman mereka, untuk membuat mereka berkuasa, yaitu kuasa untuk membebaskan.